Jumat, 11 Oktober 2013

Wahai malam
Ingin aku tetap terjaga agar bisa ku tatap lekat wajah yang terlukis oleh imajinasiku
Seandainya siang telah menamparku, ku ingin kau merengkuh jiwaku yang rapuh ini
Wahai embun pagi
Sejukmu merasuk mengguyur hati yang gersang ini
Dan senyuman surya yang menyapa hati yang pilu ini
Angin
Ke mana aku harus pergi untuk menemui kekasih hati
Debu
Terbanglah engkau dan sampaikan salam rinduku padanya
Apakah dia telah melupakan aku?
Tuhan
Aku bagaikan daun yang gugur
Yang tak tau arah ku terbang
Mernatap sayu wajah manusia yang seolah ingin meminta tolong untuk menyatukanku dengan dahan meski ku tak mlayak lagi untuk mu

0 komentar:

Posting Komentar

Template by:
Free Blog Templates