Wahai
malam
Ingin
aku tetap terjaga agar bisa ku tatap lekat wajah yang terlukis oleh imajinasiku
Seandainya
siang telah menamparku, ku ingin kau merengkuh jiwaku yang rapuh ini
Wahai
embun pagi
Sejukmu
merasuk mengguyur hati yang gersang ini
Dan
senyuman surya yang menyapa hati yang pilu ini
Angin
Ke
mana aku harus pergi untuk menemui kekasih hati
Debu
Terbanglah
engkau dan sampaikan salam rinduku padanya
Apakah
dia telah melupakan aku?
Tuhan
Aku
bagaikan daun yang gugur
Yang
tak tau arah ku terbang
Mernatap
sayu wajah manusia yang seolah ingin meminta tolong untuk menyatukanku dengan
dahan meski ku tak mlayak lagi untuk mu





0 komentar:
Posting Komentar